Cara Kompres Video

5 Cara Kompres Video di Laptop/PC & HP, Menjadi 50% Lebih Kecil!

Menyimpan file-file video yang berukuran besar, tentu saja tidak baik bagi perangkat, tak hanya akan menyebabkan kehabisan memori penyimpanan, namun juga membuat perangkat yang kita miliki menjadi melambat. Sehingga kita memerlukan cara kompres video untuk mengatasinya.

Selain dengan cara memotong video, kompres video menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi ukuran file video yang terlalu besar, sehingga tidak memakan banyak space penyimpanan.

Beberapa cara yang ada di bawah ini bisa kita gunakan untuk melakukan kompresi ukuran video, baik menggunakan aplikasi PC ataupun smartphone, hingga tanpa aplikasi atau secara online.

Langsung saja, berikut beberapa cara kompres video versi Teknolagi yang telah dilengkapi dengan gambar panduan tiap langkahnya.


Cara Kompres Video di PC/Laptop Menggunakan HandBrake

Tampilan HandBrake
Tampilan HandBrake

HandBrake merupakan salah satu aplikasi kompres video multi-platform. Ini artinya aplikasi ini bisa digunakan secara gratis di berbagai sistem operasi seperti Windows 32 bit, 64 bit, Mac OS, maupun Linux.

Dengan menggunakan software ini, kamu bisa mengatur ukuran video hasil ekspor dari aplikasi edit video pc sesuai dengan kebutuhan, namun tentu saja tetap memiliki kualitas video yang bagus.

Berikut langkah-langkah untuk mengecilkan ukuran video menggunakan HandBrake:

1. Terlebih dahulu kamu harus menginstall aplikasi ini di komputer. Untuk proses instalasi juga terbilang mudah dan tidak rumit. Hanya perlu klik “Next”dan kemudian ikuti petunjuk pada instalasi aplikasi.

2. Setelah aplikasi sudah terpasang, buka aplikasi HandBrake dan cari video mana yang akan dikompres. Kamu bisa memilih file melalui menu “Source Selection” atau langsung drag video pada bagian sisi kanan aplikasi.

3. Setelah video berhasil dimuat pada HandBrake, kamu dapat melakukan kompres video melalui dua cara. Pertama, kamu bisa menggunakan beragam “Presets” yang tersedia secara otomatis. Kedua, kamu dapat menyesuaikan kualitas video secara manual.

4. Pada panduan ini, kita akan menggunakan cara pertama. Terdapat beragam pilihan “Presets”, mulai dari peruntukan umum, website, hingga berdasarkan jenis device yang digunakan. Kamu dapat memilih sesuai keinginan. Sebagai contoh, kami menggunakan Presets General -> Fast 720p30.

5. Setelah presets berhasil dipilih, maka secara otomatis resolusi video akan menyesuaikan secara otomatis. Kamu juga dapat memanfaatkan HandBrake sebagai aplikasi convert video dengan mengubah format file yang baru jika kamu mau.

6. Sebelum video diencode dan diekspor, kamu bisa melakukan preview terlebih dahulu untuk memastikan kualitas video tetap terjaga melalui menu “Preview” pada menu bar.

7. Jika dirasa pengaturan dalam cara mengecilkan ukuran video sudah cukup, maka kamu hanya perlu klik Start Encode dan jangan lupa untuk menentukan lokasi dimana file akan disimpan.

8. Tunggu hingga proses compress video selesai. Untuk kecepatan kompres video tergantung dari durasi video yang dikompress serta spesifikasi komputer yang digunakan.

9. Terakhir, periksa hasil ekspor video yang telah dikompres. Pada gambar di bawah, terlihat video berhasil dikompres dengan ukuran jauh lebih kecil dengan kualitas video yang tetap terjaga.

Setelah selesai melakukan compress video, kamu akan melihat hasil dari kompresi yang dapat berkurang hingga 50% dari size asli. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hasil video pasca kompresi, tidak mengalami penurunan yang signifikan alias tetap bagus.

Selanjutnya, kamu dapat melakukan komparasi kualitas video sebelum dikompres dan sesudahnya dengan menggunakan aplikasi pemutar video favorit kamu.


Cara Kompres Video di Android

1. Menggunakan Aplikasi Video Transcoder

Video Transcoder
Video Transcoder – via play.google.com
Video Transcoder
Video Transcoder
Developer: Protect
Price: Free

1. Install aplikasi Video Transcoder terlebih dahulu melalui link di atas. Jika aplikasi telah terpasang di hp kamu, buka aplikasi, lalu kemudian pilih video yang akan diperkecil ukurannya.

2. Untuk melakukan kompresi video pada aplikasi Video Transcoder sangat mudah, yaitu cukup dengan menentukan resolusi dan bitrate yang akan digunakan. Selain itu, kamu juga dapat memilih jenis codec untuk video dan audio, serta mengatur frame per-second (FPS) pada video.

3. Jika seluruh penyesuaian telah selesai, kamu dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya untuk melakukan kompres dan ekspor hasil video dengan menekan tombol “Encode”. Tunggu proses kompresi hingga mendapat popup yang menandakan kompresi berhasil seperti gambar di bawah.

4. Terakhir, cek hasil kompres video pada folder yang tertera. Pada gambar di bawah, video telah berhasil dikompresi dengan sempurna tanpa mengurangi kualitas dari video.

Hasil dari kompresi video menggunakan Video Transcoder akan sangat bergantung pada ukuran Bitrate yang digunakan. Semakin tinggi Bitrate yang digunakan, maka kualitas video akan semakin bagus, namun memiliki ukuran file yang lebih besar.

Ilustrasi Bitrate

Aplikasi ini cocok digunakan untuk melakukan kompresi video hasil ekspor dari aplikasi edit video android, karena memiliki ukuran file yang tidak sebesar hasil ekspor dari aplikasi editor PC dan juga menyesuaikan spesfikasi HP yang terbatas.


2. Menggunakan Aplikasi Timbre

Timbre
Timbre – via play.google.com

Tak hanya sekedar mampu untuk mengkompres video dan MP3 dengan mudah, ada banyak fitur lainnya yang tersedia dalam aplikasi android ini. Timbre juga menyediakan berbagai fitur yang beragam, antara lain:

  • Aplikasi pemotong video dan suara.
  • Video converter dan audio converter.
  • Video to audio, mengambil audio yang berasal dari video.
  • Video to GIF.
  • Dan masih banyak lainnya.

Cara Kompres Video Menggunakan Timbre

1. Pastikan smartphone kamu telah terinstall aplikasi Timbre. Jika sudah, buka aplikasi, maka kamu akan diberikan dengan beragam pilihan menu.

2. Untuk melakukan kompres video, kamu dapat memilih menu “Resize”. Setelahnya, kamu bisa menyesuaikan resolusi video yang diinginkan. Sebagai contoh, kami menggunakan resolusi 720p 1280×720.

3. Pada bagian “Export Options”, kamu dapat memilih lokasi untuk penyimpanan, serta dapat memberikan nama baru untuk video hasil kompresi. Jika sudah, klik tombol merah untuk memulai proses kompresi.

4. Sesaat setelah menekan tombol, akan muncul pop-up yang berisikan informasi tentang perubahan resolusi video yang telah kamu pilih. Pilih “Save” untuk melanjutkan. Proses kompresi dapat dilihat pada menu notifikasi.

5. Setelah proses kompresi berhasil, masuk ke folder dimana kamu menyimpan hasil video, lalu lakukan pengecekan ulang terhadap hasil video tersebut, baik ukuran file maupun kualitas video. Gambar di bawah menunjukkan bahwa proses kompresi telah sukses dilakukan.


Cara Kompres Video Online

1. Menggunakan VideoSmaller

VideoSmaller
VideoSmaller – via videosmaller.com
  1. Buka terlebih dahulu situs nya yaitu videosmaller.com.
  2. Silahkan browse file video manakah yang ingin dikompress.
  3. Sesuaikan 3 setting lanjutan, namun langkah ini sebenarnya optional dan bisa tidak dilakukan.
  4. Klik upload video dan tunggu hingga proses kompres video selesai.
  5. Barulah download hasil kompress video.

2. Menggunakan AConvert

AConvert
AConvert – via aconvert.com/video
  1. Kunjungi terlebih dahulu situs kompress video Aconvert, kamu bisa mengakses https://www.aconvert.com/video.
  2. Browse file video mana yang akan dikompres.
  3. Di kolom option, ubah ke change size, frame rate or bitrate.
  4. Lakukan setting ukuran video, jika ukuran video semakin kecil maka akan semakin menurun kualitas video. Namun hasil kompress video yang didapatkan juga semakin rendah size nya.
  5. Jika sudah selesai setting untuk kompress video, maka selanjutnya klik “convert now” dan tunggu hingga prosesnya selesai
  6. Klik logo Save agar hasil kompress video nantinya tersimpan ke dalam komputer.

Mudah bukan? Kamu bisa menggunakan salah satu cara diatas untuk kompres video yang kamu miliki. Sehingga kedepannya kamu tidak lagi menghabiskan memori penyimpanan karena ukuran file yang terlalu besar. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Setya
Saya benci film dengan sad ending.