Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan
Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan - Foto: Medcom.id

Ketahui 9 Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Lemot Parah

Salah satu kendala yang sering dialami oleh pengguna laptop adalah berkurangnya performa laptop, sehingga kinerja laptop menjadi lebih lambat dari sebelumnya, atau biasa dikenal dengan istilah lemot. Laptop yang lemot tentu akan sangat menghambat pekerjaan dan membuat tidak nyaman, apalagi saat dikejar deadline.

Terjadinya laptop lemot, tentu disebabkan oleh beberapa faktor. Kali ini kami akan memberikan pembahasan tentang apa saja penyebab laptop lemot, dan bagaimana cara mengatasi laptop lemot tanpa install ulang pada windows 7, 8, dan 10. Bagi kamu yang sedang mengalami hal yang sama, pastikan baca artikel ini sampai selesai yaa, berikut pembahasan selengkapnya.

Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya

1. Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan

Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan
Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan – Foto: Medcom.id

Menjalankan banyak aplikasi sekaligus akan membuat laptop menjadi lemot, karena saat kamu membuka banyak aplikasi dalam satu waktu, hardware pada laptop, terutama RAM akan bekerja lebih keras dari biasanya. Hal ini berlaku juga pada saat browsing. Jika kamu membuka terlalu banyak tab saat browsing, maka dapat dipastikan laptop kamu akan mengalami penurunan performa.

Jadi, untuk mengatasinya, mulai sekarang kamu harus bisa mengatur jumlah aplikasi yang digunakan pada laptop, jika sekiranya sudah tidak digunakan lagi, lebih baik ditutup saja aplikasinya, supaya performa laptop bisa kembali normal.

Untuk cara mengatasi laptop lemot saat browsing, kamu dapat mengatur jumlah tab yang dibuka pada browser dalam satu waktu. Jadi, cukup buka tab yang sekiranya diperlukan saja dan jangan berlebihan. Sehingga laptop dapat kembali berjalan dengan normal dan tidak lemot.


Lihat rekomendasi Laptop RAM 8GB dari brand terbaik. Dijamin, laptop jadi lancar dan tidak lemot!


2. Kapasitas Hardisk Penuh

Menghapus File Agar Hardisk Tidak Penuh
Menghapus File Agar Hardisk Tidak Penuh – Foto: tutomoviles.com

Laptop yang sudah lama digunakan, pasti di dalamnya terdapat banyak sekali file atau software yang menyebabkan hardisk penuh. Hal inilah yang menyebabkan laptop menjadi lemot, karena jika kapasitas hardisk sudah terisi lebih dari 95%, maka laptop akan mengalami penurunan performa yang sangat drastis yaitu hingga 50%.

Jika kamu mengalami hal demikian, maka langkah yang harus kamu lakukan adalah mengurangi jumlah file yang ada di laptop dengan cara menghapusnya atau memindahkannya ke penyimpanan eksternal. Jangan lupa juga untuk uninstall beberapa software yang sudah jarang digunakan untuk mengurangi jumlah penyimpanan.


Salah satu cara untuk memperkecil ukuran file adalah dengan melakukan proses kompresi. Simak cara kompres video dan cara kompres pdf pada artikel sebelumnya


3. Suhu Laptop Terlalu Panas

Suhu Laptop Terlalu Panas
Suhu Laptop Terlalu Panas – Foto: Blibli.com

Jika kinerja laptop mulai melambat, coba cek suhu laptopmu, biasanya suhu laptop yang terlalu panas atau overheat akan menyebabkan laptop menjadi lemot. Salah satu cara mengatasi laptop lemot yang disebabkan karena panas berlebihan atau overheat adalah dengan memasang cooling pad atau vacuum cooler pada laptop.

Cooling pad merupakan kipas angin kecil yang biasanya diletakkan dibawah laptop untuk mendinginkan suhu laptop, sehingga tidak terjadi overheat. Selain cooling pad, kamu juga bisa menggunakan vacuum cooler. Vacuum cooler yaitu sebuah alat yang berfungsi  untuk menyedot udara panas dari dalam laptop, sehingga suhu laptop akan tetap normal.

Selain itu, kamu juga dapat melakukan pengecekan thermal pasta pada processor laptop. Pastikan pasta processor laptop kamu tidak kering, sehingga laptop tidak menjadi panas berlebihan. Terakhir, bersihkan laptop dari debu agar sirkulasi udara di dalam laptop menjadi lebih lancar.

4. Terdapat Virus atau Malware

Terdapat Virus atau Malware
Terdapat Virus atau Malware – Foto: nesabamedia.com

Virus atau malware juga menjadi salah satu penyebab laptop menjadi lemot. Biasanya virus atau malware muncul karena kamu terlalu sering mendownload aplikasi atau file dari situs yang tidak aman. Selain itu biasanya virus juga dapat timbul karena terlalu sering melakukan transfer file menggunakan banyak flashdisk.

Jika laptop kamu lemot karena terlalu banyak virus atau malware didalamnya, maka cara yang dapat kamu lakukan yaitu dengan menginstall antivirus, kemudian lakukan scanning dan cleaning virus yang ada di laptopmu. Kamu juga bisa menggunakan antivirus bawaan dari sistem operasi, seperti Windows Defender untuk menghilangkan virus di laptop.

5. Sistem Operasi dan Software Belum Update

Sistem Operasi dan Software Belum Update
Sistem Operasi dan Software Belum Update – Foto: investadvocate.com.ng

Menggunakan sistem operasi dan software versi lama juga bisa membuat laptopmu menjadi lemot. Untuk itu kamu harus selalu mengecek apakah ada update untuk software atau sistem operasi yang terinstall di laptop kamu. Jika ada notifikasi update, kamu harus segera melakukannya untuk menghindari terjadinya laptop lemot.

Sistem operasi dan software yang diupdate secara rutin dapat bermanfaat untuk mencegah laptop menjadi lemot. Pada versi terbaru, umumnya developer telah meningkatkan kemampuan performa software atau sistem operasi menjadi lebih baik. Selain itu, melakukan update juga bermanfaat untuk menghindari adanya bug pada versi sebelumnya.

6. Menggunakan Animasi Sistem

Ilustrasi Laptop Menggunakan Animasi Sistem
Ilustrasi Laptop Menggunakan Animasi Sistem – Foto: obengweb.com

Animasi sistem seringkali digunakan pada laptop untuk membuat tampilan software atau aplikasi menjadi lebih bagus dan mulus. Namun, jika laptop kamu terlalu sering menggunakan animasi sistem, maka performanya pun akan menjadi lambat. Untuk mengatasinya, kamu harus menonaktifkan penggunaan animasi sistem.

Kamu dapat menonaktifkan animasi sistem melalui control panel, kemudian pilih System and Security, klik System, klik Andvanced System Settings, lalu masuk tab Performance. Disana kamu bisa melakukan pengaturan untuk menonaktifkan beberapa opsi yang tersedia, supaya performa laptop kamu bisa kembali normal.

7. Kecepatan Hardisk Lambat

Kecepatan Hardisk Lambat
Kecepatan Hardisk Lambat – Foto: idekevin.blogspot.com

Laptop yang lemot juga dapat disebabkan karena kecepatan hardisk nya sudah melambat. Biasanya performa hardisk dengan tipe HDD akan lebih lambat daripada SSD. Jadi, jika kamu mengalami kendala laptop lemot, cobalah untuk cek tipe hardisk yang digunakan di laptopmu.

Dan untuk mengatasi kendala ini, kamu bisa melakukan pergantian hardisk dari HDD menjadi SSD, karena hardisk SSD memiliki keunggulan yaitu kecepatannya bisa 5 kali lebih cepat daripada HDD. Namun, hardisk dengan tipe SSD memang memiliki harga yang cukup mahal dibandingkan HDD.


Mau lihat rekomendasi laptop dengan desain modern dan ringan dengan spesifikasi “mewah”? Lihat pilihan Ultrabook Terbaik versi Teknolagi.


8. Penggunaan Hardware Lainnya Penuh

Utilisasi Perangkat Tinggi
Utilisasi Perangkat Tinggi – Foto: compspice.com

Kasus laptop lemot bisa juga disebabkan karena penggunaan hardware lainnya penuh. Contohnya saja seperti penggunaan RAM dan CPU. Kedua perangkat keras ini memiliki pengaruh besar terhadap kecepatan Laptop kamu. .

Untuk mengatasi kendala ini, kamu bisa melihat aplikasi mana yang memakan paling banyak resource. Setelahnya, kamu bisa menutup aplikasi yang sekiranya bukan prioritas dan tidak perlu dibuka dalam waktu bersamaan. Sehingga laptop dapat menjadi lebih cepat dan tidak nge-lag.


Kesal karena tidak bisa membuka banyak aplikasi dalam waktu bersamaan? Coba lihat rekomendasi Laptop Core i7 di artikel sebelumnya. Multi tasking bukan lagi masalah!


9. Kerusakan Pada Hardware

Masalah Pada Hardware
Masalah Pada Hardware – Foto: groovypost.com

Kerusakan pada hardware laptop seperti RAM, processor, hardisk dan hardware lainnya juga bisa menjadi salah satu penyebab utama yang membuat latpop menjadi lemot. Biasanya kerusakan pada hardware disebabkan karena adanya debu atau benda lain yang masuk ke komponen hardware, atau bisa juga karena faktor usia perangkat.

Cara mengatasi laptop lemot karena kerusakan hardware yaitu dengan membersihkan komponen komponen hardware dengan hati hati, melakukan defragment laptop, dan mengurangi jumlah penyimpanan file. Jika langkah tersebut tidak berefek positif, maka langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah melakukan pergantian perangkat menjadi baru.

Itulah tadi beberapa penyebab dan cara mengatasi laptop lemot pada Windows 7, 8, dan 10 tanpa harus melakukan install ulang. Jadi, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya, lalu lakukan cara mengatasinya seperti di atas. Selamat mencoba!