Cara Memulai dan Menjadi Dropshipper Sukses
Cara Memulai dan Menjadi Dropshipper Sukses - Foto: amazonaws.com

Dropship: Pengertian, Keuntungan, Cara Memulai, & Supplier [Lengkap]

Di era digital seperti saat ini banyak sekali model bisnis baru yang mudah, murah, dan banyak diminati. Salah satunya adalah bisnis dropship. Selain modalnya yang tidak terlalu besar, bisnis dropship juga banyak diminati karena mekanisme nya yang mudah, serta tidak menggunakan sistem stok barang, sehingga tidak ada resiko barang tidak laku ataupun kadaluarsa.

Nah, bagi kamu yang masih bertanya – tanya apa itu bisnis dropship dan bagaimana cara memulainya, kamu harus membaca artikel ini sampai selesai. Pada artikel ini akan ada pembahasan secara lengkap tentang bisnis dropship mulai dari pengertian, hingga bagaimana cara menjadi dropshipper yang sukses.

Apa itu Dropship dan Dropshipper?

Pengertian Dropship dan Dropshipper
Pengertian Dropship dan Dropshipper – Foto: etailbuddy.com

Sebelum menuju ke pembahasan tentang bagaimana cara menjadi dropshipper yang sukses, kamu perlu memahami terlebih dahulu apa itu dropship dan dropshipper.

Dropship merupakan suatu model bisnis dimana konsumen membeli barang milik supplier melalui pihak ketiga yaitu dropshipper yang menawarkan barang secara langsung kepada konsumen. Dropshipper adalah orang yang melakukan bisnis dropship.

Jadi, mekanisme bisnis dropship adalah seorang dropshipper akan menjualkan barang dari supplier dengan cara menawarkan produk tersebut kepada calon customer, tetapi dalam bentuk katalog atau foto produk.

Nantinya, jika customer tertarik untuk membeli produk tersebut, seorang dropshipper akan menghubungi supplier untuk mengirimkan barang tersebut langsung ke alamat customer, tetapi nama pengirim produknya adalah si dropshipper itu sendiri, bukan supplier. Sehingga customer tidak akan mengetahui siapa supplier produk tersebut.

Perbedaan Dropship dan Reseller

Perbedaan Dropship dan Reseller
Perbedaan Dropship dan Reseller – Foto: brdcdn.com

Banyak orang yang menganggap dropship dan reseller adalah jenis model bisnis yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Untuk memahaminya, simak tabel dibawah ini.

PerbedaanDropshipReseller
Tipe BisnisCenderung modern, sebab lebih mengutamakan kegiatan pemasaran terlebih dahuluKonvensional, sebab seperti pada umumnya wajib menyetok persediaan barang dagang terlebih dahulu
ModalRelatif lebih kecil, karena tidak perlu menyetok barang dagangRelatif lebih besar, karena harus menyetok barang dagang serta menyiapkan tempat untuk menyimpan barang dagang tersebut
Inventory (Persediaan barang dagang)Tidak ada stok barangHarus menyediakan barang dagang
KeuntunganLebih kecil, karena membeli produk satuan, sehingga harganya relatif lebih mahalLebih besar, karena membeli produk dalam jumlah yang banyak sekaligus, sehingga bisa mendapat harga grosiran (lebih murah)
ResikoLebih kecil, karena tidak ada stok barang yang berpotensi tidak lakuLebih besar, karena ada stok barang, dan beresiko tidak laku atau kadaluarsa

Keuntungan Menjadi Dropshipper

Bicara soal bisnis, tentunya kurang lengkap jika belum bahas soal keuntungannya. Berikut merupakan keutungan menjalani bisnis dropshipping alias keuntungan menjadi droshipper :

  1. No Risk alias resikonya kecil bahkan hampir dikatakan tidak ada. Ya, tentu saja, sebab di bisnis ini kamu memulainya dengan modal yang sangat kecil, bahkan kamu tidak perlu menyetok barang dagangan kamu
  2. Dapat dimulai oleh siapa saja. Bisnis ini dapat dijalankan oleh siapa saja mulai dari remaja, dewasa, hingga orang tua, asalkan memiliki niat dan tekad yang kuat untuk menjalankan bisnis dropship.
  3. Menjual produk yang bervariasi. Sebagai dropshipper kamu nantinya dapat menjual produk-produk yang beragam, dikarenakan tidak adanya sistem stok barang, sehingga hal ini tentu akan mempermudah kamu untuk memilih lebih banyak jenis barang yang akan dijual

Cara Memulai Dropship

Cara Memulai dan Menjadi Dropshipper Sukses
Cara Memulai dan Menjadi Dropshipper Sukses – Foto: amazonaws.com

Ingin memulai bisnis online dengan dropship? Ikut cara di bawah agar bisa menjadi dropshipper yang sukses.

1. Memilih Niche Market yang Profitable

Niche merupakan bagian dari pangsa pasar yang memang sudah difokuskan dan ditargetkan, misalkan target atas siapa dan lokasi yang tepat dimana barang atau jasa kamu hendak dipasarkan.

Dalam hal ini, kamu perlu memilih niche market yang kiranya berpotensi untuk membawa keuntungan. Untuk menentukannya, kamu bisa melakukan riset kecil kecilan tentang produk apa saja yang sekiranya banyak diminati oleh lingkungan sekitarmu.

Kemudian nantinya kamu bisa mengembangkan bisnis ini dengan menyediakan produk yang lebih banyak dan target market yang lebih besar.

2. Menentukan Vendor/Supplier yang Dapat Diandalkan

Setelah menentukan produk yang akan kamu jual, selanjutnya kamu perlu menentukan vendor atau supplier yang benar-benar bisa diandalakan dan produknya berkualitas. Mengapa? Karena merekalah yang nantinya yang berperan penting dalam keberlangsungan bisnis dropship kamu.

Berikut merupakan ciri-ciri vendor yang berkualitas :

  1. Benar-benar bisa menjalankan bisnis dropship.
  2. Berpengalaman dan memiliki staff yang bisa membantu dalam transaksi bisnis.
  3. Tidak men-charge fee atau biaya yang terlampau tinggi atau bahkan tidak masuk akal.
  4. Mampu mengirimkan barang secara cepat dan tepat.
  5. Memiliki barang yang berkualitas.

3. Menentukan media promosi

Setelah produk dan vendor sudah siap, saatnya kamu menentukan media promosi untuk menjual produk kamu. Untuk permulaan kamu bisa mulai mempromosikan produk melalui whatsapp, instagram dan facebook. Selain itu, jika produk kamu banyak diminati, kamu juga bisa mulai berjualan melalui e-commerce untuk memperluas jangkauan konsumen mu.

Daftar Layanan Supplier Dropship Terpercaya

Bagi kamu yang mulai tertarik dengan bisnis dropship, berikut ini adalah beberapa layanan supplier dropship yang terpercaya di Indonesia. Jadi, kamu tidak perlu bingung untuk mencari supplier dalam memulai bisnis dropship pertama kamu.

1. Tokopedia

Cara Menjadi Dropshipper di Tokopedia
Cara Menjadi Dropshipper di Tokopedia – Foto: medium.com

Yang pertama adalah tokopedia. Tokopedia merupakan salah satu e-commerce di Indonesia yang sudah memiliki banyak pengguna. Tokopedia sangat cocok dijadikan tempat untuk menjual produk kamu sehingga bisa menjangkau banyak konsumen hingga ke seluruh Indonesia.

Untuk menjadi dropshipper di Tokopedia, kamu bisa menjual seluruh produk yang kamu lihat dan ada di Tokopedia. Untuk lebih jelasnya simak cara menjadi dropshipper di Tokopedia berikut ini :

  1. Download aplikasi Tokopedia, kemudian buat akun kamu di Tokopedia.
  2. Tentukan supplier, dan produk yang akan kamu jual.
  3. Saat ada pembelian yang masuk ke kamu, kamu bisa melakukan order seperti biasa di Tokopedia. Namun, pastikan kamu mencentang opsi “Dropship” pada saat proses transaksi.
  4. Lengkapi semua data yang diperlukan dan jangan lupa untuk mengganti nama pengirim dengan nama toko kamu.
  5. Setelahnya kamu bisa melakukan pembayaran dan barang akan dikirimkan dengan menggunakan nama toko kamu.

Jika kamu ingin memulai dropship melalui tokopedia, silahkan baca terlebih dahulu syarat dan ketentuannya disini.

2. Shopee

Cara Menjadi Dropshipper di Shopee
Cara Menjadi Dropshipper di Shopee – Foto: shopee.com

Layanan supplier terpercaya yang kedua adalah Shopee. Sama halnya dengan Tokopedia, Shopee merupakan salah satu e-commerce yang juga memiliki banyak pengguna. Shopee juga menyediakan banyak sekali produk yang berkualitas dengan harga murah dan sangat cocok untuk dijual dengan sistem dropship.

Untuk menjadi dropshipper di Shopee cukup mudah, kamu tidak perlu membuat toko, sama seperti saat menjadi dropshipper di Tokopedia. Lalu, bagaimana cara menjadi dropshipper di Shopee? Simak langkah-langkahnya berikut ini :

  1. Pilih produk di Shopee yang akan kamu jual kembali.
  2. Download foto produk, kemudian promosikan di media sosial.
  3. Jika ada yang tetarik dengan produk yang kamu jual, kamu bisa langsung membeli produk tersebut di Shopee.
  4. Kemudian pada bagian alamat pengiriman, masukkan nama dan alamat konsumen kamu, supaya barang langsung datang ke konsumen.
  5. Setelah itu aktifkan opsi “Kirim sebagai dropshipper”, lalu masukkan nama toko kamu yang akan dijadikan sebagai nama pengirim produk tersebut.
  6. Selesaikan proses pembayaran, dan dalam beberapa hari, produk tersebut akan sampai di alamat konsumen.

Untuk memulai sebagai dropshipper di Shopee, ada baiknya kamu membaca artikel terkait melalui halaman dropship resmi Shopee.

3. BukaLapak

Cara Menjadi Dropshipper di BukaLapak
Cara Menjadi Dropshipper di BukaLapak – Foto: timesjember.com

Selain Tokopedia dan Shopee, kamu juga bisa menjadi dropshipper di Bukalapak. Cara menjadi dropshipper di Bukalapak, sama persis dengan Tokopedia dan Shopee. Kamu harus mencari produk dari supplier sesuai dengan yang kamu inginkan, lalu lakukan pemesanan pada toko supplier dan kirimkan sebagai dropshipper. Selengkapnya silahkan baca disini.

4. Bandros.co.id

Cara Menjadi Dropshipper di Bandros
Cara Menjadi Dropshipper di Bandros – Foto: blogspot.com

Yang terakhir adalah Bandros. Bandros merupakan salah satu website yang menyediakan produk-produk asli Indonesia khusus untuk bisnis dropship. Cara menjadi dropshipper di Bandros adalah kamu harus mendaftarkan diri menjadi member bandros dengan membayar biaya administrasi sesuai yang tertera di website.

Kemudian setelah menjadi member kamu bisa mulai menjual produk produk yang tersedia disana dengan sistem dropship. Produk produk yang tersedia di Bandros merupakan produk yang berkualitas dari brand brand ternama di Indonesia, selain itu ada juga beberapa produk dari UMKM asli Indonesia yang menjadi supplier di sana.

Demikian pembahasan lengkap tentang cara menjadi dropshipper yang sukses dan beberapa rekomendasi layanan supplier terpercaya untuk mendukung bisnis dropship kamu. Bagaimana? Apakah kamu tertarik dan sudah siap menjalankan bisnis dropship?